Tuesday, June 25, 2013

Transportasi umum di Indonesia

Macet... macet... macet... kalau menurut saya macet itu sebagian besar disebabkan oleh angkot yang berhenti sembarangan. Oh iya, disini saya lagi ngebicarain kota Bandung.

Angkot adalah transportasi termudah, termurah yang tersedia di Indonesia. Sebab jumlah angkot yang banyak dan selalu tersedia, juga tarif nya yang tidak ditentukan.

Angkot juga berbahaya, juga menyebalkan bagi pengendara mobil atau motor, karena angkot berhenti sembarangan jika ada yang turun, juga ngetem sembarangan, dan kalau lagi maju, terkadang angkot suka belom mendadak tanpa ada pemberitahuan karena ada yang turun. Itu berbahaya, pernah saya hampir nabrak angkot karena tiba-tiba belok dan berhenti mendadak.

Bukan hanya angkot yang berhenti sembarangan, bis juga demikian. Bukan hanya Indonesia, tapi negara-negara lainnya juga ada yang seperti itu. Tetapi lihatlah ke negara maju, mereka memiliki banyak halte bis, sehingga bis hanya boleh berhenti di halte bis. Misalnya busway di Jakarta, hanya berhenti di setiap halte nya saja. Begitu pula seharusnya angkot. Tetapi itu sangatlah tidak mudah, jumlah angkot yang sangat banyak menjadi kendala. Meskipun menyediakan halte khusus untuk angkot berhenti, tetap akan macet karena jumlah angkot yang akan berhenti di suatu halte pasti banyak.

Memang membingungkan. Atau lebih baiknya angkot ditiadakan, dan bis diperbanyak. Bis yang terdapat di seluruh penjuru Bandung. Dan haltenya diperbanyak, seperti busway.

Tapi saya dengar Bandung akan membangun monorail, ya semoga itu menjadi solusi.

Well... God Bless Indonesia aja lah

No comments:

Post a Comment