Friday, July 19, 2013

Efek tengah malam yang dingin dan melankolis

Aku ingin sahabat yang ada disaat aku membutuhkan mereka, ada disaat aku ingin bertemu dengan mereka. Aku punya sahabat, tetapi mereka sibuk dengan kegiatannya masing-masing, itu bukan salah mereka menjadi sibuk seperti itu, mungkin aku yang terlalu malas sehingga tidak memiliki kesibukan apapun sekalin bermalas-malasan di rumah.

Selain mereka sibuk, mereka terkadang bilang kalau mereka tidak punya udang untuk bertemu. Bukan salah mereka juga tidak memiliki uang.

Sedih rasanya, memiliki banyak sahabat, tapi tak ada satu pun yang bisa aku andalkan.

Sering aku mengajak mereka bermain, mulai dari berenang, sampai makan di restoran cepat saji. Lagi dan lagi, mereka sibuk dengan kegiatannya masing-masing, mereka tidak memiliki uang untuk pergi ke restoran cepat saji, padahal hanya membeli minuman seharga 5000 rupiah.

Ini bukan salah mereka juga, aku hanya sedih saja. Aku merasa kesepian. Aku hanya sedang membutuhkan teman untuk bercanda tawa. Aku hanya sedang butuh sahabat-sahabat SMP ku.

Selama liburan ini, kami hanya bertemu selama 2 kali, di rumah agung, dan saat foto studio. Ya, hanya 2 kali, dan libur ini sudah hampir 1 bulan lamanya.

Dan disaat aku sedang sangat merindukan nya, datang lah SMS dari teman-teman SMK yang selama ini dekan dengan ku yang mengajak bermain, mengisi kekosongan di hati ini. Kekosongan akan kebutuhan teman untuk bercanda tawa dan bermain monopoli.

WOW maaf nih ya jadi agak dramatis gitu post nya, entah karena emang agak kerinduan sama temen-temen entah karena efek tengah malam yang dingin dan melankolis.

No comments:

Post a Comment